Memasak merupakan kegiatan mengolah bahan makanan menjadi makanan yang layak konsumsi bagi masyarakat. Kegiatan ini dilakukan oleh para ibu ataupun anggota dirumah dalam konsumsi harian yang dilakukan. Kegiatan memasak memang identic dengan kegiatan pengolahan makanan yang cukup rumit dan memakan waktu lama. Namun sebenarnya kegiatan memasak mampu dilakukan dengan kegiatan sederhana dan juga cepat, tergantung kepada menu makanan yang dihidangkan.

Kegiatan memasak memiliki banyak sekali manfaat untuk konsumsi keluarga. Kegiatan ini memang kegiatan yang dianjurkan dilakukan oleh siapapun di rumah mereka dalam konsumsi makanan sehari – hari. Namun dalam era modern, banyak sekali toko makanan yang siap sedia menyediakan makanan untuk anda konsumsi. Sehingga kegiatan ini sedikit bergeser dan menciptakan pola hidup konsumtif. Berikut merupakan beberapa keuntungan yang didapatkan ketika melakukan kegiatan memasak dirumah :

  1. Menjaga kesehatan penghuni rumah
  2. Kebersihan makanan terjaga
  3. Bahan baku yang digunakan bagus dan juga jelas
  4. Konsumsi bahan penyedap dan bahan tambahan pangan lainnya dapat diminimalisir
  5. Nutrisi dalam makanan lebih terjamin
  6. Menghemat pengeluaran

Manfaat yang disebutkan diatas merupakan keuntungan dalam mengkonsumsi makanan rumahan dalam keseharian. Jika anda berkomitmen untuk melakukan kegiatan memasak dalam mencukupi kebutuhan nutrisi dan energi anda, maka anda harus menerapkan keamanan pangan (food safety) dalam kegiatan memasak anda. Dimana keamanan pangan (food safety) merupakan kegiatan menjaga kebersihan dan nutrisi dalam makanan selama proses konsumsi makanan.

Kegiatan keamanan pangan (food safety) yang sejatinya harus diterapkan dalam memasak makanan terkadang diabaikan begitu saja oleh pemilik resto dalam menyediakan makanan berkualitas. Hal ini dikarenakan dalam memperoleh keuntungan mereka menggunakan bahan makanan yang tidak berkualitas hingga proses penyajian dan pemasakan yang kurang higienis.

Jadi, bagaimana sebenarnya penerapan keamanan pangan (food safety) yang baik ? Penerapan keamanan pangan (food safety) yang baik akan memuat beberapa hal berikut ini selama proses penyediaan bahan baku hingga pemasakan dan penyajian makanan.

  1. Mencuci seluruh bahan baku yang akan digunakan menggunakan air mengalir
  2. Menempatkan bahan makanan segar dalam wadah terpisah sesuai dengan jenisnya
  3. Memasak makanan hingga benar – benar matang
  4. Meletakkan masakan dalam wadah yang keramik ataupun sejenisnya
  5. Hindari penggunan wadah plastic yang mengandung BPA dan bahan bahaya lainnya
  6. Meletakkan makanan sisa di kulkas dalam wadah bersih dan tertutup

Kegiatan yang disebutkan diatas merupakan kegiatan dalam mendukung keamanan pangan (food safety) untuk konsumsi makanan yang seharusnya dilakukan. Hal diatas dilakukan untuk meminimalisir terkontaminasi bakteri patogen dalam makanan yang akan merugikan. Selain itu, handling makanan yang tepat akan menjamin kesehatan makanan yang dikonsumsi tubuh.